Senin, 14 Mei 2012

SELAMAT ULANG TAHUN MAMA TERHEBAT

SELAMAT ULANG TAHUN MY LOVLY MOM!!!

Selamat ulang tahun untuk anugrah terindah yang Allah berikan untukku.
Selamat ulang tahun cahaya hidupku, panutanku, teladanku, semangat hidupku..
Selamat ulang tahun malaikat dalam wujud wanita hebat, pengobar semangat, pekerja keras yang pantang mengeluh...
Selamat ulang tahun mama terhebat yang pernah ada...
Selamat ulang tahun mama yang selalu memberikan apapun yang kuminta..
Selamat ulang tahun untuk mama yang dengan sepenuh hati mengajarkan aku apa artinya mencintai.

Doa ananda untuk kesehatan mama, diberikan keberkahan dalam setiap umurnya...
Diberikan umur yang panjang agar nanda diberikan kesempatan untuk berbakti kepada mama..
Selalu dalam lindungan Allah Swt kemanapun mama melangkahkan kaki...
Diberikan kemurahan rezeki..
Terkabul semua keinginan hati...
Doa ananda agar Allah selalu menuntun kita untuk tetap berada dijalan-Nya..

Maafkan ananda yang tak bisa banyak memberi..
Hanya sekedar ucapan selamat dan doa tulus ikhlas nanda panjatkan dari jauh sini...
Kadang mungkin kelu tak terucap bagaimana aku sangat mencintai dan mengagumimu...
Mama adalah inspirasiku.. semangat nanda untuk mengejar apa yang nanda mau...
Tetap bersinar menerangi hatiku...
Doakan ananda dalam setiap doamu...

Terimakasih telah melahirkanku.. menyusuiku.. mencintaiku.. merawatku.. memperjuangkanku...
Terimakasih telah mengambil peran dan tanggungjawab sebagai ayah ananda.. ibu ananda...
Nanda sayang mama :* :* *BIGHUG









Minggu, 13 Mei 2012

"24"

Bismillahirahmanirahim..
Alhamdulillah...

Puji syukur kepada Allah Swt atas nikmat Islam dan Iman, atas nikmat udara, sehatku, ilmu dan apa yang bisa kuamalkan.. Atas Ibu terhebat yang KAU berikan untukku, atas orang-orang yang mencintaiku, atas rezeki yang tak pernah putus KAU berikan, atas kemudahan, atas indahnya tali silaturahmi yang KAU ajarkan, atas indahnya rasa cinta dan kasih yang bersemayam dihatiku dan orang-orang sekitarku. Atas teman-teman penyejuk hati. yang kucintai dan mencintaiku...

24 tahun
KAU berikan rahmat dan keberkahan atas setiap langkahku. Melindungiku dari marabahaya. Memberikan apa yang kuminta dan selalu membingku ke jalan yng engkau pilihkan. Menunjukkan padaku apa yang pantas dan tak pantas kupertahankan. Menghapus setiap tangisku dengan kemudahan. Memberikan jalan keluar atas setiap permasalahan. Meneguhkan hati atas setiap pilihan...

Terima Kasih ya Rabb..
Tetap bimbing aku dalam nikmat Islam-Mu..
Izinkan aku menjadi pribadi yang bermanfaat bagi AgamaMu dan orang-orang sekitar.
Izinkan aku berusaha berbakti kepada Ibuku... dan membanggakan Ayahku...
Izinkan aku selalu berbagi dalam keterbatasanku.
Izinkan aku menjaga sikaturahmi dengan orang-orang yang mencintaiku.
Izinkan aku mencium surgamu
Jaga aku dari marabahaya.
Jaga aku dari perbuatan sia-sia.
Jaga aku dari perbuatan yang Kau benci ya Rabb...
Jaga aku dari Api neraka Mu...

Lindungi orang-orang yang kusayangi..
Sampaikan Salawat beriring salam kepada Nabiku Muhammad SAW.
Sampaikan salam dan doaku kepada orang-orang yang telah mendahuluiku.


"24"

Yuk "Piyoh" ke Sabang :D

Yuk "Piyoh" ke Sabang..:)

Sebagai objek pariwisata tentunya kurang lengkap dong ya kalo kita mampir ke Sabang tapi ga bawa kenang-kenang buat pulang. Secara saya bekerja di pulau ini, banyak temen-teman yang udah berkunjung ke pulau imut ini, begitu selalu saya menyebut Sabang... dan tentunya mereka ingin pulang dengan kenangan dan beberapa buah tangan...


Piyoh Sabang

Salah satu toko souvenir yang menurut saya recomended adalah "Piyoh". Piyoh dalam bahasa aceh sendiri artinya "Mampir". Bukan hanya karena pemilik toko ini yang kebetulan adalah teman saya dan orang yang paling sering saya repotkan di Sabang ini. hahahha. Tapi secara objektif saya menilai Piyoh secara keseluruhan merupakan representative semangat perubahan dari seorang Hijrah Saputra. Perubahan yang saya maksud disini bagaimana seorang sarjana Teknik tidak terpaku pada ruang lingkup keilmuan, dan juga paradigma orang Sabang kebanyakan yang saya perhatikan justru merupakan PNS.Tapi Hijrah justru bisa dibilang nekat awalnya membuka Piyoh di Sabang dengan semangat "memulai" perubahan dan memberikan warna baru di Sabang sebagai objek wisata yang potensial. Sabang merupakan pulau cantik yang ga kalah dari pulau-pulau lain diseluruh Indonesia atau mancanegara. Bentangan pasir putih dan potensi terumbu karang yang seharusnya lebih digaungkan lagi tidak hanya pada para wisatawan domestik dan mancanegara.   dengan adanya Piyoh juga bisa menjadi salah satu sarana promosi pariwisata bagi siapa saja yang memperoleh cenderamata dari Piyoh. Piyoh sendiri juga bisa kita temukan di Banda Aceh tepatnya di Ulee Kareng. Walaupun saya sendiri belum sempet mampir yang di Banda Aceh.. tapi kalo yang di Sabang. haduh dah capek hahahha.

Ide seorang Hijrah Saputra saya nilai cukup membanggakan. Bagaimana putra Sabang ini berusaha mengembangkan pariwisata Sabang melalui kecintaannya dengan desain grafis. Membaca peluang pasar dan menjadi seorang intrepreneurship melalui hobinya tersebut.. Kurang asik apa kerja kek gitu coba? Menurut saya ga ada yang lebih asik dari pada memperoleh penghasilan dari apa yang kita cintai. Mungkin kali ini saya justru lebih banyak bercerita tentang yang punya toko ya.. hahha Karena dengan berat hati, saya harus mengakui bahwa Duta Wisata Sabang satu ini merupakan salah satu pemuda yang menginspirasi.:D

Foto Narsis Hijrah Saputra hahahah


Desain-desain kaos Piyoh yang mengusung budaya Aceh, atau sekedar memperkenalkan istilah-istilah "gaul"nya anak-anak muda Aceh menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Barang-barang lainya seperti pin, sendal, tas, gantungan kunci, boneka kertas Agam dan Inong juga lucu-lucu. semoga kedepannya sektor-sektor usaha yang mengusung budaya dan seni daerah bisa lebih maju lagi. Siapa yang bisa menduga mungkin suatu saat Piyoh bisa dikenal seperti Dagadu-nya Jogja atau Joger-nya Bali. :D. Temen-temen yang lain jangan lupa "Piyoh" ke Sabang ya heheheh. 

Gantungan Kunci Piyoh, @Payaseunara Sabang.

Sabtu, 12 Mei 2012

'Sebelas"

Sebelas

Satu kata penuh makna bukan sekedar hitungan angka. Banyak kesan suka duka.. Mereka adalah contoh teman-teman terbaik yang kupunya. Berawal dari sekedar senyum menyapa, obrolan ringan, menikmati waktu senggang bersama dan akhirnya tanpa kesepakatan yang terucap kami  selalu bersama selama masa kuliah. 

Aku dan sepuluh teman-teman terbaikku.
Nanda, Luki, Tika, Risya, Noni, Erwina, Ulfa, Mita, Erlita, Loviora, Dhita

Kami berbagai tawa tangis bersama. Berbagi jawaban ujian malah.. hahha hanya pacar yang tidak kami bagi. :p 
Mereka juga salah satu bukti nyata. Bahwa suatu hubungan bisa bertahan sekian lama, dengan ketulusan penuh makna. Rasa sayang yang berlimpah atas sesama. Belajar apa itu rasa setia, empati, dan berkorban demi kepentingan bersama.

Bukan tanpa tangis, sedih, kesal atau kadang bersungut-sungut manja hahahhaha.
Tapi justru itu buktinya bahwa perasaan ini lebih dari sekedar senyum sapa.
Ada rasa memiliki dan takut kehilangan. Itu yang aku rasakan. 

Begitu banyak yang dilewati bersama. Sejauh ini pun aku melangkah ada yang tertinggal di kampus tercinta. Kalian adalah salah satu kenangan terindah tak terlupakan. Terima kasih karena telah membuat aku merasa begitu berarti dicintai dengan cara seperti itu. Terima kasih karena menjadi salah satu bukti nyata bahwa rasa saling kasih adalah segalanya.. 











Jarak dan waktu yang memisahkan, aku tetap percaya. Ada "sebelas" di hati kita masing-masing. Akan selalu ada benang merah yang menyatukan kita. Doaku untuk kebaikan kita semua. ekspresi dari setiap rasa syukurku. Mengenal orang-orang yang memang panas dicintai seperti kalian... MISS U  ALL. *bighug

Kamis, 10 Mei 2012

Sesederhana itu...

mengucap penuh makna dengan sejuta rasa..

tapi terkulum kesadaran jiwa..

bersyukur akan setiap rasa..

pembuktian bahwa semua ini nyata..

sesederhana aku bernafas setiap harinya..

sesederahana itu pula aku berusaha mengekspresikannya...

tanpa kata..


Temenan di mana-mana :D

Bertemu dengan orang-orang baru, mengenal dan belajar untuk mengenal baik buruknya sebenernya bisa dibilang kesenangan yang biasa saya nikmati dengan penuh makna. Adakalanya dari kecil saya hanya duduk dipojok ruangan restoran atau duduk dipinggir jalan smbil menikmati eskrim, minuman atau apa saja... sambil memperhatikan setiap orang yang lewat.. berusaha menebak-nebak bagaimana karakter orang dari hanya sekali melihat. hahhaha dan teori-teori kecil biasanya bermunculan dikepala saya.. ntah benar-ntah tidak intinya saya suka mengobservasi. 
Pernah ngerasa ga? ada kalanya kita ketemu orang-orang baru dan in first impression kita langsung bisa ngerasa "oke ini orang bisa ni jadi temen deket saya", atau "hmmm ga tau ya keknya susah deh deket sama dia." Alasananya bisa banyak hal, bisa karena cuman feeling doang, atau karna emang nyambung banget ngobrol sama dia, suka sama 'pembawaannya' dll. tapi ga tau kenapa, rata-rata yang saya alami ya seperti itu... saya bisa tau "mau dibawa kemana hub. ini' #eh hahahahha. 
Bagi saya kita harus bisa membangun relasi sebanyaakk mungkin tapi pada akhirnya kita hanya bisa bergaul dengan orang-orang yang seharusnya mememang terpilih. Terpilih disini tentu dari akhlaknya, kebaikannya, kejujurannya dan manfaatnya. Teramat sangat boleh 'memanfaatkan' temen-temen kita. bukan berarti manfaatin karna dia tajir, cakep trus eksis. tu namanya opportunis mas! tapi bagaimana kita bisa manfaatin sikap-sikap positif dia supaya kita juga ketularan positif. Bergaulah dengan orang-orang yang memiliki kualitas diri baik, jadi kita juga kalo mau berbuat nyeleneh malu sendiri sama temen-temen. heheheh.
Mencoba berteman dengan orang-orang baru, tentunya juga gammpang-gampang susah. Karena kadang apa yang terihat didepan belum tentu juga representative sama keseluruhan dirinya. Setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan. Punya penilaian yang berbeda terhadap suatu hal. Dan kita, kita sendiri juga punya prinsip dan karakteristik yang berbeda. Nah... disinilah seninya, tantangannya. bagaimana kita bisa bertahan dan beradaptasi dengan perubahan. Perubahan yang biasanya kita bisa ngomong se nyablak-nyablaknya sama temen lama di tempat yang lama. atau ketawa ngakak padahal kita ga tau apanya juga yang lucu. heheh. tapi sama orang-orang baru ternyata kita ga bisa segitunya juga.. harus slowly  but sure. walaupun kadang saya sendiri susah buat ga langsung "menggila" hahah,,,,,\ dah bawaan badan. 
Tapi intinya.. setiap manusia dari zaman nabi Adam udah punya sifat masing-masing. just be urself.. kita ga bisa selalu memaksakan orang suka sama kita apa adanya. Karena pada akhirnya setiap orang berhak punya persepsi dan penilaian masing-masing... yang penting pegang aja prinsip kita tulus pengen bertemen... selebihnya biar semesta bekerja. :D

Rabu, 09 Mei 2012

Bermula di Titik Nol.



Sabang. Prov. Aceh.

Di pulau yang juga di sebut pulau Weh..... disinilah aku sekarang :D
Kami dokter/dokter ggi PTT yang dinyatakan lulus diberangkatkan dari provinsi masing-masing ke provinsi penugasan.. dan kebetulan saya dan beberapa senior FKG USU diberangkatkan ke Banda aceh. Menginap dua malam di Banda paginya saya berangkat sendiri ke sabang tanpa pendamping dan juga tentunya ga ada yang jemput di Balohan (Pelabuhan Sabang) hahha. Modal nekat.
Ada dua macam kapal yang bisa kita pilih untuk melakukan perjalanan dari Ulee Lheue  (pelabuhan di banda aceh) ke Balohan (pelabuhan di Sabang). Pertama dengan kapal cepat yaitu kapal Pulau Rondho atau Ekspresa Bahari dua kali penyebrangan baik dari Banda Aceh ke Sabang atau sebaliknya. Penyebrangan Pagi Banda-Sabang Pukul 09.30 WIB dan Penyebrangan Sore 16.00 WIB.  Kalo dari Sabang-Banda pagi jam 08.00 WIB, sorenya jam 16.00. Satu lagi pake kapal lambat. Nah pake kapal lambat ini yang bisa masukin kendaraan buat nyebrang kepulau imut ini :D. Itu kalo dari Banda jam 14.00 WIB sekali sehari kecuali hari Rabu, Sabtu dan Minggu BRR nyebrang dua kali. Jam 10.00 WIB sama jam 16.00 WIB. Sebaliknya kalo dari Sabang ke Banda BRR bakal nyebrang jam 08.00Wib untuk hari biasa dan hari Rabu, Sabtu, Minggu nyebrang jam 08.00 WIB sama jam 13.30 WIB. Ini informasi sekalian. Mana tau ada yang mau jenguk saya. #loh. Hahhahaha
Sampe Balohan naik angkot dianterin langsung ke DinKes kabupaten di temenin ibu2 yang baru kenal di kapal gara-gara modal ngobrol doang. Baik banget itu ibu mau nemenin saya. Trus sama org dinas dianterin ke penginapan. Semalem saya disini trus balik dulu ke medan. Heheh. Judulnya ambil alat-alat perang...
Sebelum balik emang udah jalannya kali ya saya ketemu sama orang-orang baru. Kenalan dari temen ke temen. Beberapa senior dr/drg yang ptt disini yang akhirnya jadi saudara-saudara baru. Seneng rasanya bisa kenal mereka.. kenal orang-orang baru yang alhamdulillah baik2 semuanya... :D
Saya ditempatkan di puskesmas Iboih jalan KM nol pulau Sabang. Nah Iboih ini merupakan pusat pariwisatanya Sabang. Kalo mau nyebrang ke pulau Rubiah juga dari Iboih ini. nyebrangnya pake speedboat sekitar 10 menit. nyewa speedboatnya itu sekitar Rp. 150.000 trus perlengkapan snorkling lengkapnya Rp. 50.000. Puskesmas Iboih juga satu-satunya puskesmas Pariwisata di Provinsi NAD :D Dari Kota Sabangnya ke Iboih itu bisa ditempuh dalam waktu setengan jam. Kalo mau ke Tugu Titik Nol Indonesia juga udah deket dari Puskesmas saya.. heheh.
Nyebrang dari Iboih ke Pulau Rubiah pake Speedboat.
Tugu Nol Km Indonesia

Itulah kenapa saya fikir awal perjalanan saya jauh dari rumah dan mamaku tersayang ini emang bener-dimulai dari awal. betul-betul Bermula di Titik Nol baik secara konotasi dan denotasi. hahahahah

Semua wisatawan yang ke Sabang pasti lewatin puskesmas saya *sombong. Hihihi.  Jalanannya juga alhamdulillah dah bagus banget cuman yaa lumayan naik turun gununglah. Hahahah.pemandangan pinggir pantainya sepanjang perjalanan juga okee banget. Jadi karna saya memilih tinggal di kota, setiap pagi saya bakal naik ke Iboih sambil nikmatin udara pagi, liat yang ijo-ijo trus nikmain pemandangan laut yang bagus kayak lukisan itu. Kalo siang turun lagi ke kota. Hahha gituuu setiap hari sari Senin-Sabtu.
Puskesmas Iboih, Sabang
Tapi intinya apapun itu yang namanya pekerjaan itu harus dinikmati, dijalanin dengan ikhlas... anggep aja tiap hari saya liburan ke Iboih. Nyahahaha. 

Senin, 07 Mei 2012

Beranjak dari Zona Aman


Aku akan memulai semua ini dengan bismillah. Dan ya karna hanya itulah modal pertama yang kupunya pada saat akhirnya aku memutuskan untuk melepaskan zona amanku dan mencoba menapak dalam kondisi yang tak pernah aku duga. Ketika Allah Swt memberikan kemudahan bagiku untuk menyelesaikan pendidikan profesi dokter gigi selama 5 tahun, adalah nikmat yang benar-benar harus aku syukuri. Bukan tanpa rintangan dan cobaan... hahha kata orang kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi itu ibarat udah jatuh ketimpa tangga... “klo bisa dipersulit, kenapa dipermudah?” kalau ada dari temen-temen sesama drg. Pasti lagi angguk-angguk kepala. Hahahha. Tapi begitu lah,, dengan tertatih-tatih dan mendayu-dayu sejak tahun 2006  #abaikan.. alhamdulillah profesi drg saya selesaikan pada bulan November 2011.
Nah truss?? Kalo udah tamat mau ngapain? Sebagian dari temen-temen yang lain pasti langsung berasumsi.. bahwa menjadi seorang dokter atau dokter gigi pasti gampang lah cari kerja,,, bahkan ga sedikit juga orang tua yang memaksakan anaknya untuk ambil jurusan ini atas nama gengsi. Tapi apa yang terlihat dari luar belum tentu sesuai dengan kenyataan. Memang benar, mungkin solusi paling masuk akal adalah membuka praktek sendiri dan berwirausaha sesuai profesi. Tapi tentunya butuh modal yang sangat besar untuk membuka praktek drg tersebut, dari dental unit, tempat, alat, bahan dsb (*curhat) hahah. Dan untuk minta lagi sama orang tua? Duh... ga deh.  Keinginan terdalam saya yang juga masih saya simpan adalah mengambil spesialis... sekolah dan sekolah lagi ampe botak! *lah? Untuk yang satu ini tolong diaminkan beramai2, *tapi jangan botaknya yaa.. amiiiiinnnn hihihihi..
Jadilah aku ditengah kegalauan fresh graduate dokter gigi. Nyahahha... sebenernya ga nganggur-nganggu amat.. dari sebelum wisuda drg alhamdulillah saya sudah diberikan kesempatan untuk mgang si salah satu klinik drg kakak senior saya yang sekaligus dosen saya. Familiy dental Clinic itu namanya.. seneng banget kerja disitu.. santai.. kekeluargaan.. lawak-lawak.. saya sendiri juga kadang bingung. Ini tu klinik gigi atau sekretariat pelawak. Hahah. Tapi bukan hanya karna sekedar masalah sifat dasar manusia yang tak pernah merasa puas, tapi ini lebih kepada ada beberapa impian yang harus saya wujudkan pake kedua tangan sendiri. Jadilah saya berfikir untuk mencoba peruntungan lain..
Awalnya pilihan untuk meninggalkan kota Medan tercinta adalah pilihan terakhir.. saya mencoba melamar dibeberapa RS, ada yang manggil ada yang enggak. Mengantongi IP profesi 3 koma sekian juga ga usah bangga-bangga amat. Hahah. Karna apa? Karna pada akhirnya kita praktisi. Pengalaman dan empati adalah modal utama seorang dokter sebenernya.. walaupun tentunya ditunjang dengan landasan ilmu yang relevan. Kembali ke proses lamar-melamar tadi, ga tau kenapa kek ngerasa ada aja yg ga pas gitu. Saya hobi ngajar, apalagi ngajarin orang hahah *sok oke. Jadi dosen juga panggilan hati sebenernya (banyak maunya). Tapi apa daya tangan tak sampai.. PNS ga dibuka sampai 2013 gosip2 nya..
Oleh karena ituuu, kita juga harus dong ya punya plan A, B, C. PTT atau Pegawai Tak Tetap juga menjadi salah satu profesi favorit fresh graduate dokter/dokter gigi. Secara Pemerataan tenaga kesehatan yang belum merata diseluruh indonesia ini. Padahal kalo difikir2... tamatan dokter/dokter gigi setiap tahun pasti akan bertambah seiiring meruaknya universitas-universitas swasta yang juga membuka fakultas Kedokteran/kedokteran gigi. Tapi keknya pada numpuk di satu kota besar...PTT ini pula yang menjadi salah satu pilihan saya..
PTT dokter/dokter gigi pendaftarannya melalui website ropeg KEMENKES.. ditungu-dan ditunggu akhirnya dibuka lah pendaftaran dan formasi dokter gigi yang dibutuhkan di beberapa daerah seluruh indonesia. Kegalauan saya juga kembali dimulai. Hihihi saya binguuungg harus milih PTT kemana ee.
Ada dua kategori. Yaitu kategori terpencil dan sangat terpencil. Kita diperbolehkan memilih dua kabupaten. Bisa ST danT atau T dan T. Pengennya cuman diwilayah Sumatera Utara. Biar anak gadis satu-satunya mama ini bisa deket sama rumah. Hahahha Merantau tanggung judulnya, tapi untuk wilayah Sumatera Utara kok ya gak ada yang sreg saya nya....
Mulai deh ngintip-ngintip formasi di provinsi lain.. yang paling deket Aceh ma Riau kan ya? . Ya udah begitu buka formasi Aceh.. jeng-jeng-jeng. No.1 adalah Kab. SABANG. Ga tau kenapa hati langsung bergejolak *lebay. Hahah. Soalnya sebelum2nya Sabang  itu udah beberapa periode PTT ga pernah buka.. Oh.. Apakah ini pertanda?? *abaikan. Pendaftaran PTT ini dibuka bulan Maret 2012, bulan November 2011 saya pernah liburan ke pulau cantik nan imut ini sama beberapa temen. Waktu lewat dibeberapa puskesmas sempet membatin. “enak juga kali ya.. PTT disini, pulaunya cantik... puskesmasnya juga keknya oke2 dibandingkan pkm2 di medan.” Dan percaya ga percaya teman-teman.... kata-kata adalah doa. Kejadian.
Sempet kepikiran juga mau milih pulau Simeuleu. Tapi akhirnya dengan berbagai pertimbangan akses dan modal restu mama. The only one that i have... dengan bismillah saya memilih Sabang dengan kategori ST sebagai pilihan pertama dan Kab langkat dengan kategori T sebagai pilihan kedua. Entah kenapa ada terbersit keyakinan hati kalo saya udah pasti lulus di Sabang, mungkin hikmahnya adalah apa yang terjadi adalah sesuai dengan apa yang kita fikirkan.. dan alhamdulillah emang lulusnya di Sabang..  
Inilah awalnya kenapa saat ini saya terdampar dipulau indah ini, mencari sesuap nasi segenggam berlian, setangkup emas, belembar-lembar deposito. *amiiiinnnn. Menghadap apa yang tak pernah saya perkirakan.. dan meninggalkan zona aman naungan orang tua.... for the first time.